Showing posts with label Xpresi. Show all posts
Daftar Artikel Menarik Yang Kalian Wajib Baca
Wednesday, 28 September 2016
Posted by Muhammad Rachman Afandi Esa
Tag :
Xpresi
![]() |
| Kenalan dengan Shae, Penyanyi Muda yang Jadi Nominator MTV EMA dari Indonesia |
![]() |
| Ini Dia Berbagai Girlband & Boyband Korea yang Harus Kamu Dengerin Lagunya! |
![]() |
| Lagu-Lagu yang Cocok Kamu Dengerin Sambil Belajar! |
![]() |
| Gak Nyangka! Lagu Coveran Ini Lebih Top Daripada Lagu Aslinya |
![]() |
| Yes! Sekarang Ada Paket Loop Games Dan Musik yang Bisa Puaskan Kreatifitas Kamu |
![]() |
| 5 Lagu EDM Paling Hits Buat Kamu yang Ngaku Gaul |
![]() |
| Seseram Apa Resident Evil 7 |
![]() |
| Ini Dia Daftar Games yang Bisa Kamu Mainkan Agar Hemat Kuota |
![]() |
| Buat Kamu Pecinta Harley Quinn, Sekarang Ada Suicide Squad Versi Game, Lho! |
![]() |
| Hati-Hati Kecanduan Main Games! Lakukan Trik Ini Supaya Kamu Bisa Main Games dengan Sehat |
![]() |
| Ini Dia Games Permainan Olahraga yang Paling Seru di Smartphone Kamu! |
Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi Demi Menbangun Indonesia di Era Globalisasi
Sunday, 11 September 2016
Posted by Muhammad Rachman Afandi Esa
Tag :
Xpresi
Haiii Sahabat Blogger .....!!!!
Sebelum membahas Memanfaatkan Teknologi Informasi dan Komunikasi Demi Menbangun Indonesia Di Era Globalisasi, terlebih dahulu kita harus tau apa itu :
1. Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi ?
2. Apa Teknologi Informasi dan Komunikasi ?
3. Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi ?
4. Peran Teknologi Informasi dan Komunikasi Demi Membangun Indonesia ?
Nah kita bahas pertanyaan yang pertama terlebih dahulu.
1. Pengertian Teknologi Informasi dan Komunikasi ?
TIK adalah singkatan dari Teknologi Informasi Dan Komunikasi atau jika dalam bahasa Inggris ‘Information and Communication Technologies’, jika di singkat ‘ICT’ dapat di artikan sebagai payung besar terminologi yang mencakup semua peralatan teknis untuk memproses dan menyampaikan Informasi. Itulah secara singkat mengenai pengertian teknologi informasi dan komunikasi.
Menurut Para Ahli Susanto ~ Teknologi Informasi & Komunikasi adalah sebuah media / alat bantu yang digunakan untuk transfer data baik itu untuk memperoleh suatu data / informasi maupun memberikan informasi kepada orang lain serta dapat digunakan untuk alat berkomunikasi baik satu arah ataupun dua arah.
2. Apa Saja Teknologi Informasi dan Komunikasi ?
Perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi dibagi menjadi 2 Menurut Pengertiannya, yaitu Perangkat Teknologi Informasi dan Perangkat Teknologi Komunikasi. adapun perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi berupa :
Perangkat Teknologi Informasi
- Koran
- Majalan
- Radio
- Televisi
- MP3
- Kalkulator
- Komputer
- Laptop/Notebook
- Dan Lain-lain.
![]() |
| Salah Satu Contoh Perangkat Teknologi Informasi |
Perangkat Teknologi Komunikasi
- Telegraf
- Handphone/Telepon
- Faximile
- Walky Talky
- Dan lain-lain
![]() |
| Salah Satu Contoh Perangkat Teknologi Komunikasi |
meskipun dibagi perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi tetapi ada perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi yang bisa digunakan sebagai Perangkat Teknologi Informasi ataupun Komunikasi, contohnya seperti Laptop, Komputer dan Handphone.
Sayang Boleh, tapi Lebay Pamer Kemesraan Jangan deh!
DUNIA serasa milik berdua bagi orang jatuh cinta. Emang iya? Buktinya, 79 persen Zetizen sering ngelihat orang pacaran lagi bermesraan di tempat umum tuh. Kalau sekadar gandengan tangan sih, jomblo mungkin masih kuat. Tapi, kalau sampai rangkul-
rangkulan kayak yang dilihat 56 persen Zetizen gitu, risi nggak?
Emang sih, masa muda itu adalah masa kita pengin banget orang lain tahu bahwa kita sayang banget sama pacar. Tapi, perlu diingat bahwa Indonesia masih memegang adat ketimuran yang menjunjung tinggi kesopanan. ’’Masa remaja itu perlu sekali pendampingan. Sebab, sifat superego masih belum bisa dikendalikan,’’ jelas Dra Psi
Hamidah MSi, dosen Psikologi Universitas Airlangga.
Karena itulah, kadang banyak couple yang nggak sadar kelakuannya udah melebihi batas. Meski terasa asyik buat yang menjalani, faktanya mengumbar kemesraan yang berlebihan di tempat umum nggak memberikan value kepada orang lain. Orang lain
yang melihat justru bisa terpicu melakukan hal yang kamu lakukan. Parahnya, hal itu juga bisa memicu tindak kejahatan seksual. ’’Ini seperti narkotika lewat mata. Tentu dapat memicu rasa adiktif dan melakukan hal lebih dari itu,” ungkap Hamidah.(pew/c14/and)
Iin Mutmainnah
15 Tahun
SMA Negeri 1 Ternate
Kalo dibilang risi sih enggak. Ya sadar diri aja lah. Kan di depan umum nggak baik kalo diumbar-umbar, apalagi kalo ada anak-anak. Bahaya, nanti bakalan ditiru sama mereka. Kalau cuma sekadar pegangan tangan sih nggak apa-apa, tapi kalau pelukan dan lain-lain kayaknya nggak baik. Kalau pengalaman saya, paling nggak sengaja ngeliat orang yang lagi pacaran sambil peluk-pelukan.(*)
M Rizki Faujan Baud
18 Tahun
Universitas Khairun
Saya sih fine-fine saja, terserah mereka mau mengumbar kemesraan di depan umum atau nggak. Nggak masalah bagi saya, itu kan urusan mereka. Tapi saya nggak tau gimana pandangan orang lain mengenai hal itu. Karena saya nggak pernah melakukan aksi pamer di depan umum. Mungkin tergantung yang menyikapi aja, apakah itu dianggap berlebihan atau tidak. Yah ada baiknya jangan dipertontonkan atau diumbar-umbar tanpa memikirkan norma-norma masyarakat yang berlaku. Contohnya di Taman Nukila, kalau udah larut malam di sudut-sudut taman dipenuhi pasangan-pasangan yang lagi asyik-asyik pacaran. Yah saya cuma bisa istighfar aja, semoga cepat diberi hidayah. Hehehe… (*)
Sukmawati Hi. Andi Mamang
20 Tahun
Universitas Khairun
Saya nggak risi pas ngeliat orang bermesraan di depan umum. Yang nggak asyiknya itu, kenapa orang lain bisa mesra dan bahagia, tapi kita nggak nggak kayak gitu. Jadi baper urusannya.(*)

DUNIA serasa milik berdua bagi orang jatuh cinta. Emang iya? Buktinya, 79 persen Zetizen sering ngelihat orang pacaran lagi bermesraan di tempat umum tuh. Kalau sekadar gandengan tangan sih, jomblo mungkin masih kuat. Tapi, kalau sampai rangkul-
rangkulan kayak yang dilihat 56 persen Zetizen gitu, risi nggak?
Emang sih, masa muda itu adalah masa kita pengin banget orang lain tahu bahwa kita sayang banget sama pacar. Tapi, perlu diingat bahwa Indonesia masih memegang adat ketimuran yang menjunjung tinggi kesopanan. ’’Masa remaja itu perlu sekali pendampingan. Sebab, sifat superego masih belum bisa dikendalikan,’’ jelas Dra Psi
Hamidah MSi, dosen Psikologi Universitas Airlangga.
Karena itulah, kadang banyak couple yang nggak sadar kelakuannya udah melebihi batas. Meski terasa asyik buat yang menjalani, faktanya mengumbar kemesraan yang berlebihan di tempat umum nggak memberikan value kepada orang lain. Orang lain
yang melihat justru bisa terpicu melakukan hal yang kamu lakukan. Parahnya, hal itu juga bisa memicu tindak kejahatan seksual. ’’Ini seperti narkotika lewat mata. Tentu dapat memicu rasa adiktif dan melakukan hal lebih dari itu,” ungkap Hamidah.(pew/c14/and)
Iin Mutmainnah
15 Tahun
SMA Negeri 1 Ternate
Kalo dibilang risi sih enggak. Ya sadar diri aja lah. Kan di depan umum nggak baik kalo diumbar-umbar, apalagi kalo ada anak-anak. Bahaya, nanti bakalan ditiru sama mereka. Kalau cuma sekadar pegangan tangan sih nggak apa-apa, tapi kalau pelukan dan lain-lain kayaknya nggak baik. Kalau pengalaman saya, paling nggak sengaja ngeliat orang yang lagi pacaran sambil peluk-pelukan.(*)
M Rizki Faujan Baud
18 Tahun
Universitas Khairun
Saya sih fine-fine saja, terserah mereka mau mengumbar kemesraan di depan umum atau nggak. Nggak masalah bagi saya, itu kan urusan mereka. Tapi saya nggak tau gimana pandangan orang lain mengenai hal itu. Karena saya nggak pernah melakukan aksi pamer di depan umum. Mungkin tergantung yang menyikapi aja, apakah itu dianggap berlebihan atau tidak. Yah ada baiknya jangan dipertontonkan atau diumbar-umbar tanpa memikirkan norma-norma masyarakat yang berlaku. Contohnya di Taman Nukila, kalau udah larut malam di sudut-sudut taman dipenuhi pasangan-pasangan yang lagi asyik-asyik pacaran. Yah saya cuma bisa istighfar aja, semoga cepat diberi hidayah. Hehehe… (*)
Sukmawati Hi. Andi Mamang
20 Tahun
Universitas Khairun
Saya nggak risi pas ngeliat orang bermesraan di depan umum. Yang nggak asyiknya itu, kenapa orang lain bisa mesra dan bahagia, tapi kita nggak nggak kayak gitu. Jadi baper urusannya.(*)

Kebiasaan Kecil yang “NOOOO” Banget!
Saturday, 6 February 2016
Posted by Muhammad Rachman Afandi Esa
Tag :
Xpresi
Girls, tanpa disadari, banyak kebiasaan simpel yang bikin pacar bete dan menjauh. Daripada hubungan berakhir dengan nggak enak, cari tahu kebiasaan kecil yang harus dijauhi dalam hubungan.
Anti Kode
Jangan pernah main kode di socmed kita. Soalnya, sudah bukan rahasia lagi kalau cowok itu anti kode, karena mereka memang cenderung cuek dan simpel. Lebih baik straight to the point dengan apa yang kita mau dari dia. Jelas, singkat dan cowok pasti ngerti. Kalau terus-terusan main kode, bisa-bisa kita jadi sakit hati terus karena dia nggak kasih respon.
Suka Menyindir
Nah, kebiasaan ini termasuk hal kecil yang mendramatisir keadaan dan kata-kata. Kita harus jadi cewek yang pintar dengan pemikiran kita sendiri. Jangan pernah bilang dia jarang kasih kabar ketika dia lagi sibuk dengan eksul di sekolah. Bukan perhatian yang kita dapat, tapi dia malah bete dan capek sama kita.
Cemburu Melulu
Katanya, cemburu itu tanda sayang sama pacar. Tapi, kalau kebiasaan cemburu bikin pergerakan dia jadi terhambat, dia bisa risih dan gerah sama kita. Kasih kepercayaan sama dia. Biarkan dia menghargai kepercayaan kita dengan nggak berbuat hal yang mencurigakan.
Ungkit Masa Lalu
Hayoo…, siapa yang suka ungkit kesalahan? Tanpa disadari, kalau lagi berantem, kita suka ungkit kesalahan di masa lalu. Sekali kita sudah selesaikan masalah artinya kita sudah menutup cerita ini, memaafkan dia dan move on. Kalau terus ungkit kesalahan, dia bakal merasa terpojok, sebal bahkan minta putus!(gdz/kai)
Sahabat Xpresi, memiliki adik memang terasa menyenangkan ya. Kita seperti punya teman sekaligus mainan baru. Tapi, kalau si adik lahir ketika kita sudah remaja, cukup menjadi beban dan tanggung jawab baru. Bagaimana ya, menghadapinya?
1. Menerima Sepenuh Hati
Kita sudah punya rencana mau jalan-jalan dengan teman saat weekend, tapi tiba-tiba orangtua meminta tolong kita untuk menjaga si adik kecil. Coba deh, terima kehadiran si adik dengan sepenuh hati. Jangan keburu kesal dengan kehadirannya.
2. Mau Berkorban
Memprioritaskan keluarga memang akan membuat kita mengorbankan sebagian waktu dan kegiatan bersama teman-teman untuk menjaga adik. Kita nggak bisa setiap hari hang out dengan teman. Ada saatnya kita harus membantu orangtua menjaga adik. Enjoy saja.
3. Bisa Mengajarinya
Serunya jadi kakak yang punya adik masih kecil, kita bisa mengajarinya banyak hal. Apa yang sudah kita alami, bisa kita ajarkan ke si adik. Jadi ketika dewasa, dia nggak mengalami hal-hal buruk yang pernah kita alami. Misalnya, melarang dia agar nggak terlalu banyak makan junk food. Hehehe...
4. Protektif
Sebagai kakak yang usianya sudah jauh lebih dewasa, kita harus bisa bersikap layaknya kakak yang menjaga adik kecil. Tapi, jangan berlebihan, ya. Kita harus bersikap protektif namun penuh kasih.(gdz/kai)
1. Menerima Sepenuh Hati
Kita sudah punya rencana mau jalan-jalan dengan teman saat weekend, tapi tiba-tiba orangtua meminta tolong kita untuk menjaga si adik kecil. Coba deh, terima kehadiran si adik dengan sepenuh hati. Jangan keburu kesal dengan kehadirannya.
2. Mau Berkorban
Memprioritaskan keluarga memang akan membuat kita mengorbankan sebagian waktu dan kegiatan bersama teman-teman untuk menjaga adik. Kita nggak bisa setiap hari hang out dengan teman. Ada saatnya kita harus membantu orangtua menjaga adik. Enjoy saja.
3. Bisa Mengajarinya
Serunya jadi kakak yang punya adik masih kecil, kita bisa mengajarinya banyak hal. Apa yang sudah kita alami, bisa kita ajarkan ke si adik. Jadi ketika dewasa, dia nggak mengalami hal-hal buruk yang pernah kita alami. Misalnya, melarang dia agar nggak terlalu banyak makan junk food. Hehehe...
4. Protektif
Sebagai kakak yang usianya sudah jauh lebih dewasa, kita harus bisa bersikap layaknya kakak yang menjaga adik kecil. Tapi, jangan berlebihan, ya. Kita harus bersikap protektif namun penuh kasih.(gdz/kai)
![]() |
| Location : Fort Orange ( Benteng Orange ) |
Jadi Lebih Sensitif
Kita harus lebih waspada dengan setiap orang yang berpotensi jadi orang ketiga dalam hubungan. Tapi, bukan jadi posesif dan insecure, ya. Kita hanya perlu lebih sensitif saja. Kita nggak akan pernah tahu siapa orangnya. Bisa jadi teman sendiri, orang baru bahkan mantan yang hadir kembali dan pengin balikan.
Jaga Jarak
Kalau feeling kita merasakan sesuatu yang berbeda dari biasanya, lebih baik waspada dan jaga jarak. Baik dengan mantan, teman atau orang yang kirim sinyal suka sama kita atau pacar. Memang sih, belum tentu dia suka sama kita atau pacar. Tapi, lebih baik jaga jarak dan menjaga perasaan satu sama lain. Pasti kita nggak pengin ada orang lain yang bersikap lebih mesra sama pacar, kan?
Fokus Pada Hubungan
Jangan biarkan kehadiran orang ketiga bikin kita nggak fokus sama hubungan. Risikonya, pacar merasa kehilangan perhatian kita. Ini jadi kesempatan orang ketiga memberi perhatian lebih pada pacar, deh. Jadi, lebih baik tetap jaga hubungan dan perhatian ke pacar.
Selesaikan Masalah
Saat ada masalah, langsung selesaikan dengan baik dan tuntas. Kalau kesalahan yang sama berulang, hubungan jadi membosankan. Momen ini jadi kesempatan emas buat orang ketiga hadir. Ingat, pihak yang merasa bosan itu gampang banget buat selingkuh!(gdz/kai)

























